MANADO OCEAN DECLARATION PDF

Konfensi Kelautan Dunia tersebut yang selanjutnya disebut Manado Ocean Declaration MOD merupakan kesepakatan dari negara-negara di dunia dalam memandang pentingnya laut untuk menghadapi pemanasan global. Ide penyelenggaraan konferensi ini datang atas keprihatinan terhadap minimnya perhatian dunia akan dampak pemanasan global terhadap laut. Konfensi tersebut merupakan sebuah hajatan besar sekaligus merupakan sebuah wujud kesadaran dunia akan arti pentingnya laut sebagai pendukung kelangsungan kehidupan dunia. Dalam konfrensi kelautan tingkat dunia yang secara resmi ditutup pada tanggal 14 Mei lalu tersebut telah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang disepakati secara aklamasi oleh 73 negara dan 11 perwakilan lembaga internasional yang mengikuti ajang World Ocean Conference WOC. Komitmen politik tersebut disetujui 73 negara dan 11 perwakilan lembaga internasional termasuk di dalamnya delegasi dari Amerika Serikat, Jerman, Australia, Kanada, Jepang, dan sejumlah negara anggota Uni Eropa.

Author:Akik Vudoshakar
Country:Colombia
Language:English (Spanish)
Genre:Video
Published (Last):23 November 2018
Pages:66
PDF File Size:3.43 Mb
ePub File Size:17.59 Mb
ISBN:126-7-17264-488-8
Downloads:19580
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazishicage



Konfensi Kelautan Dunia tersebut yang selanjutnya disebut Manado Ocean Declaration MOD merupakan kesepakatan dari negara-negara di dunia dalam memandang pentingnya laut untuk menghadapi pemanasan global. Ide penyelenggaraan konferensi ini datang atas keprihatinan terhadap minimnya perhatian dunia akan dampak pemanasan global terhadap laut. Konfensi tersebut merupakan sebuah hajatan besar sekaligus merupakan sebuah wujud kesadaran dunia akan arti pentingnya laut sebagai pendukung kelangsungan kehidupan dunia.

Dalam konfrensi kelautan tingkat dunia yang secara resmi ditutup pada tanggal 14 Mei lalu tersebut telah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang disepakati secara aklamasi oleh 73 negara dan 11 perwakilan lembaga internasional yang mengikuti ajang World Ocean Conference WOC. Komitmen politik tersebut disetujui 73 negara dan 11 perwakilan lembaga internasional termasuk di dalamnya delegasi dari Amerika Serikat, Jerman, Australia, Kanada, Jepang, dan sejumlah negara anggota Uni Eropa.

MOD yang disepakati secara bulat oleh perwakilan negara yang hadir terdiri dari 35 paragraf yang terbagi atas 14 paragraf pembukaan, dan 21 paragraf inti. Hasil kesepakatan dalam konfrensi kelautan tingkat dunia tersebut selanjutnya akan dibawa dalam sidang UNFCCC di Kopenhagen Denmark akhir tahun ini, dan juga pertemuan tingkat tinggi lainnya.

Antusiasme para negara-negara sahabat nampak dari ekspresi mereka menanyakan kapan undangan secara resmi akan dikirim oleh pemerintah Indonesia. Sarundajang mengundang secara resmi bagi para peserta sidang untuk menghadiri konferensi Kelautan Dunia di Manado tanggal Mei Karena WOC adalah idea murni dari Indonesia yang mampu mengkombinasikan dua substansi masalah yaitu kelautan dan perubahan cuaca. Sejauh ini hanya pemanasan global Global Warming menyebabkan terjadinya perubahan cuaca sangat ekstrim, yang menjadi perhatian masyarakat dunia.

Bagaimana memahami perubahan cuaca berpengaruh terhadap kelautan, dan peran laut terhadap perubahan cuaca yang akan dibahas khusus pada World Ocean Conference WOC menjadi daya tarik tersendiri bagi negara-negara peserta di PBB untuk dapat dipahami bersama, serta dapat dituangkan dalam suatu bentuk deklarasi yang akan disepakati bersama.

Kemudian deklarasi tersebut Manado Ocean Declaration dapat ditindak lanjuti di masing-masing negara untuk menyelamatkan bumi yang kita huni bersama serta kelangsungan hidup anak cucu kita sebagai generasi penerus dimasa akan datang.

Deklarasi Kelautan Manado Manado Ocean Declaration akan menjadi salah satu tonggak sejarah dan dokumen penting untuk kelangsungan planet bumi yang sama-sama kita huni saat ini, sehingga dokument tersebut akan diperjuangkan oleh wakil tetap pemerintah Indonesia di PBB untuk dimasukan dalam agenda resmi dan dibahas dalam Meeting of the States Parties to the United Nations Convention on the Law of the Sea. Negara-negara tersebut sengaja dipilih oleh Deplu sebagai negara-negara yang berpengaruh di region mereka masing-masing dan memiliki arah kebijakan internasional yang sama dengan Indonesia like-minded countries.

Melalui beberapa negara kunci ini, diharapkan akan mempengaruhi negara-negara lain di region mereka untuk menyampaikan keinginan Indonesia sebagai penggagas idea dan penyelenggara World Ocean Conference WOC. Strategi komunikasi informal seperti ini dianggap lebih efektif kata Edy Pratomo sebagai ketua delegasi Indonesia.

Lebih lanjut beliau katakan misi delegasi Indonesia dalam pertemuan-pertemuan informal seperti ini untuk menjelaskan substansi dan meyakinkan pada mereka, begitu pentinya World Ocean Conference WOC bagi umat manusia. Sarundajang, Noldy Tuerah, dan Tony Wagey dalam misi khusus yang sangat penting ini.

Komentar : Jadi inti dari diadakannya MOD adalah perumusan kebijakan sebagai upaya penyelamatan laut, kawasan pesisir dan terumbu karang.

Menurut saya dengan diadakannya deklarasi di Manado pertengahan tahun kemarin merupakan salah satu langkah yang baik sebagai upaya penyelamatan dan pelestarian laut di dunia ini.

Selain itu, seharusnya kebijakan seperti ini lebih banyak di galangkan agar seluruh organisme atau terumbu karang yang ada di laut terjaga kelestariannya dan tidak akan punah.

LEY 14546 VIAJANTES DE COMERCIO PDF

Text of Manado Ocean Declaration

We declare the following: 1. We will strive to achieve long-term conservation, management and sustainable use of marine living resources and coastal habitats through appropriate application of the precautionary and ecosystem approaches, and to implement long-term strategies in meeting the internationally agreed sustainable development goals, including those contained in the United Nations Millennium Declaration that are related to the marine environment, and in so doing will strengthen global partnerships for development. We stress the need for national strategies for sustainable management of coastal and marine ecosystems, in particular mangrove, wetland, sea-grass, estuary and coral reef, as protective and productive buffer zones that deliver valuable ecosystem goods and services that have significant potential for addressing the adverse effects of climate change. We will implement integrated coastal and ocean management, including marine and coastal land use planning, to minimize and reduce the risk and vulnerability of coastal communities and critical infrastructure.

GUNJA PLANT PDF

MANADO OCEAN DECLARATION PDF

Faudal These were signed in unison as a symbol of their commitment to achieving CTI goals together. Other associated meetings will be held from June Michael Koehler, European Commission, highlighted the importance of creating economic incentives for developed and developing countries to keep temperatures from increasing by more than two degrees Celsius. This meeting will be held Junein Molde, Norway. Papua New Guinea identified several priority activities, declaratoon MPAs and fish reserves, and encouraged long-term commitments to and consistency across projects. He informed participants that, with support from relevant non-governmental organizations, his Cabinet has established a unit within his Government to implement the CTI Plan of Action. Roberto Calcagno, Prince Albert Oceanographic Foundation, Monaco, stressed the importance of adequate communication between the scientific world, civil society and policy makers and invited participants to contribute to the Monaco Ocean Summit to be held April Moderator Kusumaatmadja introduced the panel, noting the need for the scientific community to inform policy makers on how to address climate change issues in the context of coastal communities. You must be logged in to Tag Records.

IBN E INSHA KE MAZAMEEN PDF

MANADO OCEAN DECLARATION

Vutilar She urged Global Ocean Policy Manadp participants to develop a unified approach to oceans management. Michael Somare, Prime Minister of Papua New Guinea, stressed that future generations depend on the conservation of natural resources, and highlighted his country as an epicenter of biodiversity. Murihungirire said that our understanding of the cause and effect of abiotic parameters such as wind and oceanic temperature along the Namibian coastline is improving and informing the prioritization of further research. The Philippines maintained the need to reduce greenhouse gas emissions and pursue renewable energies for local adaptation purposes.

Related Articles